HIMPUN.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta penjelasan lebih lanjut terkait dengan program yang telah dituangkan Wali Kota Gorontalo melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurut Anggota Banggar DPRD Kota Gorontalo, Totok Bachtiar, ada beberapa hal yang perlu diharmonisasi.
Dijelaskan Totok, banyak program yang bisa di cover, terutama mengenai kegiatan kemasyarakatan, keagamaan dan persoalan penanganan sampah dan banjir.
“Ini yang perlu butuh penjelasan yang lebih rinci, nanti Insya Allah dari pemerintah besok (Selasa 17 Juni 2025,” ungkap Totok saat diwawancarai usai rapat Badan Anggaran DPRD Kota Gorontalo, lanjutan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Gorontalo T.A 2025, di Aula I DPRD Kota Gorontalo, Senin 16 Juni 2025.
Totok mengatakan, program-program yang disampaikan oleh Wali Kota Gorontalo selama ini, diminta untuk digambarkan secara detail pada KUPA PPAS.
Dijelaskan Totok terungkap pada rapat, penyampaian dari Ketua TAPD, ada beberapa pos anggaran yang hanya dianggarkan 8 bulan.
“Nah sementara kan kalau kita menganggarkan pada sistem penganggaran tidak ada penganggaran yang hanya 6 bulan atau 8 bulan, tapi penganggaran secara full selama 1 tahun, termasuk ini honor-honor para imam dan guru ngaji. Besok rinciannya kita akan minta penjelasan dari pihak pemerintah. Yang diprogramkan selama ini harus tergambar juga dalam kos penganggaran yang ada di kurun waktu tersisa 6 bulan ini,” ungkap Totok. (Adv)
Reporter: Nurmila Abas














