Hikmah Shalat

Hikmah Shalat (Foto: Pixabay/ekrem)

Oleh: Ustadz Drs. H.A. Dzulfatah Yasin, M.Ag

HIMPUN.ID – Shalat adalah ibadah istimewa dan mempunyai kedudukan tinggi dalam syariat Islam. Selain shalat lima waktu yang hukumnya wajib, ada juga beberapa shalat sunnah yang dianjurkan dalam ajaran Islam.

Di dalam al-Quran dan al-Hadits telah dijelaskan soal betapa luar biasanya hikmah shalat dan manfaat yang bisa didapat jika mengamalkannya. Ada banyak keutamaan yang tersimpan di balik perintah shalat.

Shalat bukan hanya sekadar rutinitas atau ritual semata. Jika diamalkan dengan sungguh-sungguh, shalat akan mendatangkan ketenangan hati dan keselamatan dalam hidup di dunia maupun di akhirat nanti. Ada beberapa hikmah shalat yang perlu diketahui setiap Muslim, yaitu:

1. Mencegah dari Perbuatan Mungkar

Shalat yang dilakukan dengan khusyuk akan membentuk pribadi yang mencegah seorang Muslim dari perbuatan buruk. Allah SWT berfirman dalam al-Qur’an surat Al-Ankabut ayat 45, yang artinya:

Advertisement

“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Baca juga:Anjuran untuk Shalat Tarawih, dan Niat Shalat Tarawih

Jika seseorang melakukan shalatnya dengan khusyuk, itu artinya dia sadar bahwa Allah subhanahu wata’ala selalu mengawasinya. Jika sudah memiliki kesadaran seperti itu, kecil kemungkinan orang tersebut akan melakukan perbuatan buruk.

Jika ada orang yang melaksanakan shalat, tapi tetap melakukan maksiat, artinya ia tidak mengamalkannya dengan khusyuk atau sungguh-sungguh. Jadi, ia belum bisa merasakan kehadiran Allah di dalam hatinya.

2. Mendidik menjadi Pribadi yang Disiplin

Shalat dapat mendidik seorang Muslim menjadi pribadi yang disiplin. Setiap Muslim dituntut untuk menghargai waktu dengan sebaik-baiknya memaksimalkan setiap kesempatan yang ada, dan mempertahankan eksistensi diri sebagai seorang khalifah di muka bumi.

Shalat adalah ibadah yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Bila sudah tiba waktunya harus segera dilaksanakan. Sehingga, secara tidak langsung perintah shalat tepat waktu mengajarkan manusia untuk disiplin dan bertanggung jawab.

3. Melatih menjadi Pribadi yang Tangguh

Shalat dapat melatih diri untuk menjadi pribadi yang tangguh dan tidak cengeng ketika menghadapi masalah. Dalam al-Qur’an surat Al-Ma’arij ayat 19 – 23, Allah berfirman:

“Sesungguhnya manusia diciptakan untuk bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu konsisten mengerjakan shalatnya,”

Kesimpulannya, orang yang sering berkeluh kesah biasanya tidak mempunyai sandaran hidup. Ia mudah goyah dan terombang ambing. Sedangkan orang yang khusyuk saat shalat akan merasa memiliki sandaran hidup, yaitu Allah. Jadi, jika sedang tertimpa musibah, ia akan memohon ampun, dan meminta yang terbaik, serta selalu berpikir positif.

4. Meninggikan Derajat

Allah akan meninggikan derajat dan menghapus kesalahan orang yang melaksanakan shalat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Hendaknya engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena engkau tidak sujud kepada Allah satu kali, melainkan Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan dari dirimu.” (HR. Muslim dari
Tsauban).

5. Membersihkan Kesalahan dan Dosa

Dengan shalat, Allah akan mengampuni dosa-dosa yang ada di antara satu shalat dengan shalat berikutnya. Shalat juga dapat membersihkan diri dari kesalahan dan dosa yang dilakukan secara sengaja atau tidak.

Orang yang shalat dengan khusyuk akan selalu berusaha untuk menjaga lahir dan batinnya selalu bersih. Untuk kebersihan batin mencakup soal kebersihan rumah, badan, hingga pakaian.

Sedangkan kebersihan batin, ia akan selalu menjaga diri dari perbuatan maksiat. Tidak akan terlintas dalam pikirannya untuk berbuat jahat dan menodai kesuciannya.

6. Meraih Pertolongan Allah

Ketika shalat, seorang hamba berada pada posisi yang sangat dekat dengan Allah. Kedekatan tersebut sangat baik untuk dimaksimalkan dengan berdoa dan memohon pertolongan-Nya. Para Sahabat Rasullullah SAW tak akan berkeluh kesah atau berputus asa jika sedang menghadapi kesulitan.

Mereka selalu memohon pertolongan Allah dengan memperbanyak sujud dan rukuk. Sebab, hanya Allah SWT yang Maha Kuasa dan Maha Penolong. Semoga kita termasuk hamba Allah yang selalu menjaga shalatnya. Wallahu a’lam.**

Sumber: istiqlal
Advertisement

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini