HIMPUN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Totok Bachtiar, menyoroti pembatalan realisasi anggaran untuk pembangunan Jalan Palma di Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
Menurut Totok, awalnya pembangunan jalan tersebut direncanakan akan dibiayai melalui APBD Provinsi, bahkan Detail Engineering Design (DED) sudah ada.
“Tetapi tiba-tiba anggaran itu tidak terealisasi di APBD 2025,” ungkap Totok Bachtiar saat wawancarai di Kantor DPRD Kota Gorontalo, Senin 6 Oktober 2025.
Meskipun batal dari APBD Provinsi, Totok menjelaskan, Pemerintah Kota Gorontalo tidak tinggal diam.
Wali Kota Gorontalo disebutnya tengah berupaya keras untuk merealisasikan proyek Jalan Palma dengan melobi anggaran langsung ke pemerintah pusat.
“Wali Kota itu telah mengupayakan melalui pemerintah pusat dengan dana program Inpres Jalan Daerah (IJD),” jelas Totok.
Anggota dewan ini berharap pembangunan Jalan Palma dapat segera terlaksana.
“Dan Insya Allah itu sudah akan direalisasikan oleh pemerintah pusat dan itu akan dikerjakan dalam waktu dekat Insya Allah,” tuturnya optimis.
Selain menyoroti Jalan Palma, Totok Bachtiar juga menyinggung perkembangan pembangunan proyek lain di Kota Gorontalo.
Totok mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya pengerjaan kompleks nelayan.
“Alhamdulillah juga pembangunan kompleks nelayan yang saat ini sudah dikerjakan. Insya Allah mudah-mudahan segera selesai,” tutup Totok.*
Reporter: Fadli Sukriani MeluÂ














