Orang Berbuat Maksiat Bisakah Mendaptkan Ampunan Allah? Berikut Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Orang Berbuat Maksiat Bisakah Mendaptkan Ampunan Allah? Berikut Penjelasan Ustadz Adi Hidayat, tangkap layar YouTube/Adi Hidayat Official.

HIMPUN.ID – Seorang berbuat maksiat bisakah mendapatkan ampunan Allah?

Tak jarang kita temukan masih banyak orang yang masih melakukan maksiat.

Berbuat maksiat adalah dosa dan dilarang untuk dilakukan.

Sebab berbuat maksiat akan menjauhkan diri kita dari Allah SWT.

Namun, apakah seseorang yang berbuat maksiat kemudian bertobat bisa diterima tibatnnya oleh Allah SWT?

Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Menurut Ustadz Adi Hidayat, Allah tetap akan memberi kesempatan kepada pelaku maksiat jika dia ingin bertobat.

Advertisement

“bahkan kalaupun sudah menghitam maksiat nya itu, masih diberi kesempatan dengan rahmat Allah yang sangat tinggi untuk bertobat,” terang Ustadz Adi Hidayat dikutip Kamis 1 September 2022, dari video yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, adanya kata Rahman mendahului Rahim ‘Bismillahirrohmanirrohim’ menunjukan konteks dunia dan akhirat.

“karena Rahim itu konteks akhirat, Rahman itu konteks dunia, dan rahmat Allah ketika disebut dengan Rahman itu luas mencakup semua hamba tanpa kecuali,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Artinya kata Ustadz Adi Hidayat, dengan RahmanNya Allah, Allah menginginkan baik yang sekarang beriman tambah kuatkan imannya, yang kafir yang ingkar, yang bermaksiat bahkan yang munafik,

“aku tidak menginginkan kalian semua wafat dalam keadaan menentang aku kata Allah. Maka Allah berikan kesempatan sampai nyawanya dikerongkongan sebelum dia wafat,” terang Ustadz Adi Hidayat.

Dalam penjelasannya, Ustadz Adi Hidayat membacakan QS. Az-Zumar Ayat 53:

۞ قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar Ayat 53).

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad SAW

Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, Nabi Muhammad SAW diperintahkan oleh Allah untuk memviralkan QS. Az-Zumar Ayat 53.

“sampai turunkan Quran surah 39 itu Az-Zumar Ayat 53, itu diminta oleh Allah langsung diperintahkan kepada Nabi Muhammad SAW, untuk diviralkan kepada semua umatnya,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Baca juga:Istri Bisa Masuk Surga dari Pintu Mana Saja, Jika Ini Dilakukan Kata Ustadz Adi Hidayat

Dikatakan Ustadz Adi Hidayat, perintah ini berkaitan dengan panggilan Allah kepada orang yang bermaksiat untuk bertobat.

“Tidak bisa memvonis orang, seberat apapun orang berbuat salah dan maksiat, bagi saya dia punya kesempatan menjadi orang taat, sepanjang dia masih berkehidupan,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Itulah penjelasan Ustadz Adi Hidayat terkait dengan orang yang berbuat maksiat masih akan mendapatkan ampunan Allah. (HP)

Advertisement

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini