Cara Menjadi Pengusaha Sukses, Ustadz Adi Hidayat Kisahkan Kehidupan Sahabat Dicontohi

Cara Menjadi Pengusaha Sukses, Ustadz Adi Hidayat Kisahkan Kehidupan Sahabat Dicontohi, tangkap layar YouTube/Adi Hidayat Official.

HIMPUN.ID – Dalam membangun bisnis, seorang pengusaha tentunya ingin menjadi sukses.

Bisnis yang dibangun oleh pengusaha targetnya semuanya ingin sukses.

Tidak ada pengusaha yang ingin bisnisnya gagal atau tidak sukses.

Untuk membangun bisnis, seorang pengusaha butuh ilmu dan banyak refernsi pengetahuan.

Nah, kali ini, bagi anda yang ingin menjadi pengusaha yang bisnisnya sukses, bisa mencontoh dari orang-orang yang sukses dalam bisnis.

Berikut ini penjelasan Ustadz Adi Hidayat terkait cara menjadi pengusaha sukses, dikutip 1 September 2022 dari video yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official.

Advertisement

Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan terkait cara menjadi pengusaha sukses berdasarkan perntanyaan dari jamaah.

Berikut pertnyaannya kepada Ustadz Adi Hidayat.

“Saya seorang pedagang, tolong berikan nasehat agar bisa mengikuti sahabat rasul seperti Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf?,” tanya jamaah yang dibacakan Ustadz Adi Hidayat.

Menanggapi pertanyaan jamaah tersebut, Ustadz Adi Hidayat menuturkan, orang yang ingin berdakwah lewat harta yang Allah titipkan, caranya gampang.

“Caranya kalau ingin ikut Utsman bin Affan, ikut Abdurrahman bin Auf, ikuti sirrahnya. Keluarkan sirra Utsman itu seperti apa,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Dikisahkan Ustadz Adi Hidayat, hal pertama yang mereka berdua (Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf) lakukan, mengamalkan nasehat nabi, terkait membangun hubungan baik dengan Allah.

“jadi Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dua-duanya sama-sama diajak Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan sama-sama termasuk golongan 40 orang yang masuk Islam pertama kali,” terang Ustadz Adi Hidayat.

Cara Untuk Jadi Pengusaha Sukses

Ustadz Adi Hidayat menuturkan, yang pertama dilatih oleh Nabi bukan teori bisnis, tapi membangun hubungan baik dengan Allah yang menguasai segalanya.

“pengen bisnisnya lancar, enggak terjebak dengan kesulitan yang sulit diatasi, tapi jauh dari Allah, bagaimana itu bisa selesai?, karena itu kalau ada orang-orang yang jauh dari Allah, dan dia mengandalkan kekuatan dirinya kadang-kadang dibiarkan oleh Allah,” papar Ustadz Adi Hidayat.

Diungkapkan Ustadz Adi Hidayat , yang dibangun adalah hubungan baik dengan Allah, perbaiki sholat.

Baca juga:Orang Berbuat Maksiat Bisakah Mendaptkan Ampunan Allah? Berikut Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, Al-Imam An-Nawawi sampai merangkum kebiasaan Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Affan.

“Apa kebiasaan mereka?, tidak pernah meninggalkan Tahajud dan dekat dengan Quran,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

“itu sampai mereka sukses pun, ketika di Madinah itu sukses bisnisnya, tidak ada yang melampaui kegembiraan mereka kecuali menunaikan shalat tahajjud di malam hari sampai khatam Al-Qur’an,” kata Ustadz Adi Hidayat.

“jadi itu sesibuk-sibuknya masih sempat tahajud, makanya kekayaannya dianggap biasa oleh mereka,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Abdurrahman bin Auf

Diterangkan Ustadz Adi Hidayat, Abdurrahman bin Auf pekerjaannya sebulan dari hasil penghasilannya, itu masih bisa dibagi dengan penduduk Madinah.

“sepertiga dari penduduk Madinah itu, ada yang dibantu oleh beliau untuk dilepaskan dari utang-utangnya, sepertiganya lagi diberikan pinjaman modal untuk berusaha, sepertiganya lagi yang tidak punya kemampuan keras bekerja disantuni. Jadi semua penduduk Madinah itu mendapatkan bagian dari santunan Abdurrahman bin Auf,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Utsman bin Affan

Sementara, Utsman bin Affan kata Ustadz Adi Hidayat, banyak membantu orang susah.

“Utsman bin Affan tidak usah ditanya, aset-asetnya kalau perlu ada yang susah untuk masyarakat diberi, oleh beliau diwakafkan,” kisah Ustadz Adi Hidayat.

“Itu kisah sumur, kisah kebun itu, yang sekarang jadi penginapan, yang viral itu, itu pekerjaan mereka, bagaimana itu bisa terjadi ketika hubungan dekat dengan Allah itu terjalin,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz Adi Hidayat menuturkan, semuanya harus diawali dengan memperkuat iman dan belajar ilmu.

“imannya perkuat dulu, belajar ilmu yang kuat, ilmu manajemen bisnis, ilmu dagang, supaya tahu bagaimana Islam memberikan spirit kepada perdagangan,” tutur Ustadz Adi Hidayat.

Dikatakan Ustadz Adi Hidayat, ada shalat-shalat tertentu yang mensupport kepada lapangnya rezeki, seperti shalat dhuha.

“tapi bukan berharap dengan salat itu ditarik ke dunia bukan, otomatis tuh kalau salatnya benar, Allah lapangkan rezeki,” tutup Ustadz Adi Hidayat.

Itulah penjelasan Ustadz Adi Hidayat terkait dengan menjadi pengusaha sukses. (HP)

 

Advertisement

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini