HIMPUN.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gorontalo yang ke-298 pada Senin 30 Maret 2026. Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen antar-pemangku kepentingan untuk menyejahterakan masyarakat.
Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa menegaskan, membangun kota di usia yang hampir tiga abad ini memerlukan kerja sama yang solid.

“Membangun sebuah kota itu tidak mudah, butuh kolaborasi sesama pemangku kepentingan agar Kota Gorontalo ke depan semakin jaya dan sukses,” ungkap Irwan usai rapat yang digelar di Aula I tersebut.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya, Wakil Gubernur Gorontalo, Ida Syahidah, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota, Indra Gobel, beberapa Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Provinsi Gorontalo, Jajaran Forkopimda Kota Gorontalo, perwakilan perbankan (BTN Cabang Gorontalo), serta seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Gorontalo.
Irwan menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh instansi yang turut menyukseskan paripurna ini.
“Alhamdulillah acaranya sukses, banyak yang hadir,” tambahnya.
Di balik perayaan ini, politisi Partai Golkar tersebut memberikan catatan kritis mengenai kondisi dunia. Irwan menyoroti ketidakpastian akibat perang global yang berpotensi mengguncang ekonomi daerah.
Ketua DPRD Kota Gorontalo itu meminta jajaran pemerintahan agar melahirkan konsep strategis sebagai benteng pertahanan ekonomi.
“Tantangan ke depan lebih berat. Kita harus mampu menahan guncangan ekonomi dunia agar tidak berdampak langsung pada masyarakat kita,” jelasnya.
Irwan juga menekankan pentingnya komunikasi intens antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga.

Terkait pelaksanaan paripurna ulang tahun yang tidak tepat ditanggalnya, Irwan menilai hal tersebut bukan masalah utama. Baginya, esensi ulang tahun adalah evaluasi.
“Ulang tahun bukan berarti harus dilaksanakan tepat di hari yang sama, bisa menyesuaikan kondisi. Yang paling penting adalah mereview kembali apa yang sudah dilaksanakan dan kekurangan apa yang harus diperbaiki. Usia 298 tahun bukanlah usia yang muda lagi,” tutup Irwan.
Rapat Paripurna ini diakhiri dengan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergandeng tangan dan berdoa agar Kota Gorontalo tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman di masa depan.(Adv)














