25.6 C
Jakarta
Sabtu, April 13, 2024

Buy now

Penjelasan di dalam Al-Qur’an tentang Muhasabah

HIMPUN.ID – Muhasabah dalam artian pada umumnya adalah intropeksi diri.

Seseorang jika melakukan muhasabah, sangat penting dengan kesungguhan hati.

Muhasabah bisa dilakukan setiap hari, bahkan setiap saat dalam kehidupan ini.

Sebab, setiap manusia pasti akan selalu dilingkari dengan banyak aktivitas.

Sehingga, membutuhkan muhasabah untuk melihat, apa yang ia lakukan selama berada di lingkungan sosial.

Baca juga:Merasa Dirinya Diawasi Allah ‘Muraqabah’, Lihat Penjelasannya dalam Al-Qur’an
Baca juga:Bahayanya Berbuat Riya, Ini Penjelasannya dalam Al-Qur’an

Advertisement

Berikut penjelasan di dalam Al-Qur’an:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S Al-Hasyr:18).

وَتُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ جَمِيْعًا اَيُّهَ الْمُؤْمِنُوْنَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“…Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”(Q.S An-Nur:31).

وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ
“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,”. (Q.S An-Nazi’at:40)

فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ

“maka sungguh, surgalah tempat tinggal(nya).(Q.S An-Nazi’at:40-41). (HP1)

Advertisement

Advertisement
Redaksi
Redaksi
Tajam Melihat Dunia