Example floating
Example floating
Dekab BoalemoLEGISLATIF

Perihal Rancangan KUA-PPAS Tahun 2022, Ini Pokok-Pokok Pikiran Fraksi PDI-P

0
×

Perihal Rancangan KUA-PPAS Tahun 2022, Ini Pokok-Pokok Pikiran Fraksi PDI-P

Sebarkan artikel ini
Hariyanto Mamangkey saat membacakan pokok-pokok pikiran Fraksi PDI-P pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo
Hariyanto Mamangkey saat membacakan pokok-pokok pikiran Fraksi PDI-P pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo

HIMPUN.ID – Terkait dengan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Aementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2022, Fraksi PDI-P menyampaikan pokok-pokok pikiran fraksi pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo, Rabu 24 November 2021.

Hariyanto Mamangkey yang bertindak sebagai juru bicara fraksi PDI-P mengatakan, rancangan KUA-PPAS merupakan kolaborasi pikiran yang sinergi antara badan anggaran (Banggar), dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), dengan memperhatikan konsistensi antara berbagai dokumen perencanaan dan keselarasan pegangan dokumen perencanaan yang ada ditingkat provinsi, maupun pusat serta mempertimbangkan berbagai kondisi real daerah.

“Sinkronisasi kebijakan pemda dengan pemprov dan pusat diwujudkan dalam penyusunan kebijakan APBD dan prioritas plafon anggaran sementara yang disepakati bersama antara pemda dan DPRD, sebagai dasar dalam penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2022,” beber politisi yang akrab disapa Ko’ Harry ini.

Pokok-pokok Pikiran Fraksi PDI-P

Lebih lanjut, Hariyanto Mamangkey yang juga merupakan anggota Komisi I ini, menyampaikan beberapa pokok-pokok pikiran fraksi PDI-P.

Dimana menurutnya, Fraksi PDI-P memberikan apresiasi kepada pemerintah “DAMAI” yang memasuki APBD ke-5, arah pembangunan cenderung mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat menengah kebawah.

“Sebagaimana yang tertuang dalam tema rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022, yakni peningkatan infrastruktur, pemulihan ekonomi dan pelayanan dasar yang berkelanjutan,” ungkap Hariyanto Mamangkey.

Disamping itu, politisi partai besutan Megawati Soekarnoputri ini menambahkan, untuk mendorong peningkatan infrastruktur, pemulihan ekonomi dan pelayanan dasar yang berkelanjutan, sebagaimana tema RKPD tahun 2022, Fraksi PDI-P mengharapkan kepada pemda agar dapat memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, yang merupakan akses penghubung antara desa.

“Sehingga biaya ekonomi yang tinggi yang diakibatkan mahalnya biaya transportasi dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Reporter: Arten Masiaga

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *