Example floating
Example floating
PERISTIWA

Pimpinan Fakta News Akan Serahkan Bukti Rekaman TM ke BK DPRD Gorontalo

0
×

Pimpinan Fakta News Akan Serahkan Bukti Rekaman TM ke BK DPRD Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Jhojo Rumampuk (Foto: Dok Pribadi)

HIMPUN.ID – Pimpinan Fakta News, Jhojo Rumampuk, dalam waktu dekat akan mendatangi Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, untuk menyerahkan rekaman suara yang diduga berisi pengakuan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, terkait dugaan upaya “suap” yang dilakukan oleh salah satu utusan PT. Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).

Langkah ini diambil setelah Jhojo Rumampuk dituding menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait pernyataan Thomas Mopili.

Jhojo menegaskan dirinya memiliki bukti autentik berupa rekaman suara, yang akan ia serahkan langsung ke anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD untuk membuktikan bahwa apa yang diberitakan oleh Fakta News bukan sekadar isu liar.

Dalam keterangannya kepada media, Jhojo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebarkan informasi tanpa dasar.

“Saya siap membuktikan bahwa yang saya sampaikan bukan hoaks. Jika memang dia (Thomas Mopili) berani mengatakan saya menyebarkan berita bohong, maka saya tantang DPRD untuk membuka rekaman suara ini dan membuktikan siapa yang sebenarnya berbohong!” ujar Jhojo.

Jhojo menyayangkan sikap Ketua DPRD yang sebelumnya diduga mengungkapkan adanya dugaan suap, tetapi kemudian malah menarik kembali pernyataannya seolah tidak pernah mengatakannya.

“Ini bukan masalah suka atau tidak suka. Ini soal kebenaran! Jangan ketika berani bicara di depan, lalu saat ditanya bukti, malah menghindar,” tambahnya.

Jhojo berharap berharap BK DPRD bisa bersikap profesional.

“Jangan sampai ada upaya untuk melindungi seseorang atau kepentingan tertentu. Jika memang bersih, hadapi dengan jujur,” tegas Jhojo.

Sebelumnya, publik Gorontalo dikejutkan dengan kabar adanya dugaan upaya suap yang melibatkan PT. PETS dalam proyek pertambangan.

Dugaan ini semakin menguat setelah beredar informasi bahwa ada seorang utusan perusahaan yang mencoba memengaruhi beberapa anggota DPRD melalui transaksi yang mencurigakan.

Thomas Mopili sendiri sempat dianggap mengakui hal tersebut, tetapi belakangan justru berusaha menarik kembali pernyataannya, yang kemudian memicu polemik di kalangan masyarakat dan media.

“Jadi dalam pemberitaannya di salah satu media online menulis bahwa pada intinya saya mengakui adanya pemberian uang setebal laptop. Dan saya tegaskan itu tidak benar,” tegas Thomas, dikutip dari gopos.id.

Diberitakan sebelumnya pihak PT. PETS pun telah membantah dugaan suap terhadap oknum anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Melalui keterangan resmi diterima awak media yang tertanggal 16 Maret 2025, PT. PETS memberikan 4 poin klarifikasinya.Diantaranya, PT PETS dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang disampaikan dalam pemberitaan yang beredar tidak akurat, tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak memiliki dasar yang valid.

Baca berita sebelumnya: Dugaan Suap Terbongkar, Ketua DPRD Gorontalo Mengakui, PT PETS Menyangkal

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *