Example floating
Example floating
DPRD Provinsi GorontaloLEGISLATIF

Prosedur Proposal dan Ketepatan Bantuan Mengemuka di Reses, Femmy Udoki: Aspirasi Harus by Data dan Tepat Sasaran

0
×

Prosedur Proposal dan Ketepatan Bantuan Mengemuka di Reses, Femmy Udoki: Aspirasi Harus by Data dan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki atau disapa Femmy saat menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2025-2026 di Desa Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Kamis 23 Oktober 2025 (Himpun.id/Fadli Sukriani Melu).

HIMPUN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki, yang akrab disapa Femmy, menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2025-2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Kamis 23 Oktober 2025, sebagai wadah untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan pertanyaan dari masyarakat.

Sebelum mendengarkan langsung suara konstituennya, Femmy menjelaskan, pelaksanaan reses adalah sebuah kewajiban anggota legislatif yang didasarkan pada regulasi.

“Kami diperintah oleh Undang-Undang untuk menemui konstituen atau masyarakat untuk mendengarkan aspirasi. Segala saran dalam reses itu akan diupayakan menjadi pokok pikiran (Pokir) DPRD,” jelas Femmy.

Agenda reses ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Berbagai aspirasi, pertanyaan, keluhan, dan saran pun disampaikan.

Salah satunya datang dari Erna Pamu, yang mempertanyakan prosedur pengusulan proposal bantuan.

“Selain UMKM apa saja program yang bisa kami masukan proposal dan di mana Proposal itu kami masukan? Apakah langsung ke Ibu atau melalui Kepala Desa?,” tanya Erna.

Sementara itu, masyarakat lainnya, Noldi Muksin, menyampaikan saran penting terkait penyaluran bantuan.

“Kalau bisa bantuan itu tepat sasaran. Yang mendapatkan bantuan UMKM Kue harus pembuat kue, bukan tukang bengkel. Intinya, bantuan ini harus tepat sasaran,” ujar Noldi.

Menanggapi pertanyaan terkait prosedur proposal, Femmy menjelaskan, bantuan yang diajukan harus selaras dengan program Pemprov Gorontalo.

Femmy juga menyebutkan, ada kategori bantuan yang mensyaratkan penerima masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang sebelumnya dikenal sebagai DTKS.

Lebih lanjut, Sekretaris Wilayah PAN ini mengungkapkan, selain UMKM, jenis bantuan lain yang diupayakan ada termasuk rukun duka dan hibah untuk majelis ta’lim.

“Mudah-mudahan untuk bantuan lain seperti rukun duka dan Majelis Ta’lim akan ada di 2026. Tetapi, masih menyesuaikan juga dengan anggaran sebab ada efisiensi anggaran. Nanti, untuk proposal bisa diserahkan ke saya atau tidak sama ayah atau juga tim saya yang di Desa,” jawab Femmy.

Mengenai saran agar bantuan tepat sasaran, Femmy menegaskan komitmennya untuk mengawal bantuan yang diperjuangkan melalui aspirasi selalu tepat sasaran.

“InsyaAllah segala bantuan itu tepat sasaran. Misalnya untuk UMKM jangan sampai ada Surat Keterangan Usaha yang keluar dari desa sementara yang bersangkutan tidak punya usaha. Saya akan kawal sampai dengan penyaluran bantuan orang yang mendapat benar-benar yang membutuhkan,” tegas Femmy.

Kepala Desa Dutohe Barat, Sardjono Van Gobel, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Femmy Udoki di tengah masyarakat.

“Terima kasih yang mendalam untuk Ibu Femmy yang telah hadir di tengah-tengah masyarakat Dutohe Barat. Semoga moment ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebaik mungkin untuk menyampaikan aspirasi,” ujar Sardjono.

Menutup kegiatan, Femmy Udoki menyampaikan, reses tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk menerima aspirasi, tetapi juga sebagai sarana melaporkan kinerja DPRD dalam fungsi legislasi (membentuk aturan), budgeting (membahas dan menyetujui anggaran), dan controling (mengawasi pelaksanaan UU dan anggaran).*

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *