HIMPUN.ID – Anggota DPRD Kota Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Kota Utara dan Kota Timur menggelar reses masa sidang kedua tahun 2026 di Aula Kantor Camat Kota Timur, Jumat 20 Februari 2026.
Agenda ini bertujuan untuk mempertanggungjawabkan kinerja politik anggota dewan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat yang telah diusulkan melalui mekanisme Musrenbang Kecamatan.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan infrastruktur menjadi keluhan utama yang disampaikan para Lurah se-Kecamatan Kota Timur.
Poin-poin aspirasi yang mencuat meliputi kebutuhan sarana dan prasarana kantor lurah Moodu, perbaikan jalan rusak di wilayah Tamalate dan Frankonero, renovasi Kantor Lurah Padebuolo, hingga perbaikan plat deker berbahaya di Jalan Cendrawasi yang mengancam keselamatan pengendara bentor.
Anggota DPRD Kota Gorontalo, Sahlan Tapulu, mengakui adanya kendala anggaran akibat pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp126 miliar yang menghambat realisasi aspirasi kelurahan secara menyeluruh.
Terkait kondisi Kantor Lurah Tamalate yang dinilai sudah tidak layak untuk pelayanan publik, Sahlan memberikan solusi jangka pendek agar kantor pelayanan dipindahkan sementara ke bangunan Puskesmas Tamalate yang kosong.
“Kami berulang-ulang telah memperjuangkan. Kalau bisa, ada puskes Tamalate, itu bisa ditempati sementara. karena Kantor Lurah Tamalate itu sudah tidak layak untuk pelayanan publik. Mudah-mudahan di 2026 ini, pembangunan baru insyaallah. Bahkan, DED nya sudah ada,” jelas Sahlan di hadapan jajaran OPD, pegawai kecamatan, dan para lurah.
Sahlan menegaskan, pihaknya akan berupaya maksimal untuk mengawal berbagai keluhan tersebut agar dapat direalisasikan secara bertahap pada sisa masa periode jabatan.
Politisi Partai Gerindra itu, menyebut reses ini sebagai jembatan penting untuk menyelaraskan apa yang telah dikerjakan dengan apa yang harus direncanakan ke depan demi kepentingan masyarakat di Dapil IV.(Adv)














