HIMPUN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki, menerima berbagai keluhan dan permasalahan serius dari masyarakat Desa Talulobutu dan sekitarnya dalam kegiatan reses masa persidangan pertama tahun 2025-2026.
Reses yang digelar di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Rabu 22 Oktober 2025, mencatat tiga isu utama yang menjadi keresahan warga: Kerusakan Jalan Gorontalo Outing Ring Road (GORR) yang rawan kecelakaan, masalah air sungai meluap ke lahan sawah, serta aktivitas razia (suiping) lalu lintas yang dianggap berlebihan di Kecamatan Tapa.
Menanggapi keluhan kerusakan jalan di GORR dan sekitar Kecamatan Tapa, Femmy Udoki (sapaan akrab) menyatakan akan segera berkonsultasi dengan Dinas terkait agar perbaikan dapat dilakukan segera untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Femmy juga mengungkapkan adanya informasi perbaikan jalan tersebut sudah direncanakan.
“Kayaknya sudah direncanakan itu diperbaiki, karena itu rencana akan dilewati Pak Prabowo untuk kegiatan Penas,” tuturnya.
Mengenai luapan air sungai yang merendam sawah di sekitar Jalan GORR, Desa Talulobutu Selatan, Femmy menjelaskan, ia sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS), namun penanganannya masih dilakukan secara bertahap.
“Sebelumnya masalah itu sudah saya sampaikan ke Balai Sungai. Nanti saya akan komunikasikan lagi dengan OPD terkait dan juga Balai Jalan, serta Balai Wilayah Sungai,” jelas Femmy.
Isu lain yang hangat disampaikan oleh masyarakat adalah keluhan mengenai aktivitas razia lalu lintas (suiping) di Kecamatan Tapa yang dianggap terlalu sering, bahkan di luar agenda Operasi Zebra atau Otanaha.
“Yang saya keluhkan, kan habis ba operasi zebra begitu, mereka (suiping) masih baba jalan ba tilang. Baru di Tapa ini yang rawan sekali suiping. Kalau boleh habis operasi Zebra dan Otanaha, tidak boleh, Kase cukup di operasi itu saja, tidak usah babajalan,” ungkap salah seorang warga.
Menanggapi hal tersebut, Femmy yang merupakan Anggota Komisi I DPRD berjanji akan membawa keluhan ini langsung dalam koordinasi dengan Polda Gorontalo.
“Nanti saya akan sampaikan saat koordinasi dengan Kapolda. Kebetulan Polda itu menjadi mitra Komisi I,” ungkapnya.
Namun demikian, Femmy tak lupa berpesan kepada masyarakat agar selalu menjadi warga negara yang baik dan tertib berlalu lintas.
“Sebenarnya itu menjadi tugas mereka juga. Kan kalau lengkap juga torang, tidak beken tako itu suiping,” tutupnya.














