HIMPUN.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, secara resmi membuka penerimaan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo di Aula Dikbud Kabupaten Gorontalo, Senin, 13 April 2026. Sebanyak 491 mahasiswa dari program studi Sarjana Terapan dan Diploma Tiga akan diterjunkan langsung ke masyarakat untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan yang selama ini didapatkan di bangku perkuliahan.
Dalam sambutannya, Sugondo Makmur menegaskan, dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program ini, terutama yang bersentuhan langsung dengan peningkatan kesehatan masyarakat. Sekda juga mengimbau agar para mahasiswa aktif membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa setempat.
“Kami sebagai Pemerintah Daerah sangat mendukung program-program mahasiswa Poltekkes Gorontalo, apalagi dalam kesehatan masyarakat kami sangat mendukung,” ungkap Sekda Sugondo.
Sugondo juga menambahkan, harapannya agar kegiatan ini berjalan tanpa kendala, agar program adik-adik mahasiswa bisa berjalan dengan lancar serta tepat sasaran.
“Saya berharap PKLT bisa berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, dan semua mahasiswa bisa sukses semua.” harap Sugondo.
Direktur Politeknik Kesehatan Gorontalo, Masrif menjelaskan, ratusan mahasiswa tersebut akan tersebar di empat kecamatan wilayah Boliyohuto CS, yakni Kecamatan Asparaga, Boliyohuto, Tolangohula, dan Mootilango. Secara teknis, para mahasiswa yang didampingi oleh 91 dosen pembimbing ini akan mengabdi di 48 desa selama 17 hari ke depan.
“Tujuan PKLT adalah untuk menyelesaikan masalah yang ada di tingkat bawah sesuai dengan keilmuan mereka, penerapan etika profesi, dan penyelesaian masalah secara lintas keilmuan masing-masing,” jelas Masrif.
Kegiatan ini melibatkan lima jurusan utama, yaitu Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Gizi, dan Sanitasi. Fokus utama mereka adalah menangani kasus-kasus kesehatan nyata di masyarakat, salah satunya adalah penanganan stunting.
Dalam kasus tersebut, mahasiswa akan berkolaborasi sesuai kompetensi masing-masing, mulai dari intervensi gizi, pendampingan ibu hamil oleh kebidanan, hingga peran farmasi dan keperawatan.
Melalui pendekatan lintas keilmuan ini, diharapkan kehadiran mahasiswa tingkat akhir Diploma Tiga dan Sarjana Terapan Poltekkes Gorontalo mampu memberikan solusi konkret atas persoalan kesehatan di wilayah Kabupaten Gorontalo, sekaligus mengasah profesionalisme mereka sebelum terjun sepenuhnya ke dunia kerja.(Adv)
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu














