SAJAK AKU DAN ENGKAU
aku dendangkan larik-larik rubayat
berangan simurgh menjelma burung-burung
bait-baitnya menjalin kelopak-kelopak matsnawi mekar seperti seroja
aku gemakan syair-syair jinnar
berharap manunggal menjadi aku dan engkau
kata-katanya memilin sari-sari isytar berkembang seperti mawar
2025
KEMBALILAH
jangan diteruskan kehilanganmu
aku akan selalu bersamamu
jangan dilanjutkan keraguanmu
aku akan selalu dihatimu
tutuplah masa lalumu
kembalilah…
semua akan baik-baik saja
Dia lebih akbar!
2025
KEPADAMU KEKASIHKU
tadi malam kembali aku mengetuk pintumu
berharap engkau tidak bosan mendengar suaranya
kata-kata yang mengalir adalah keinginanku
tidak terasa utangku kepadamu sudah menumpuk
engkau sangat akbar, kekasihku
aku manusia
2025
MALAM
ini malam, pekat
udara bertuba
suasana beringsut mencekam
buah apel masih menjadi ingatan
dosa semula
bergegas mencari pegangan
ini malam, berkabut
doa dipanjatkan
untuk menghapus kenangan
2025
DOA
kata menggantung di sawangan
terbang beribu tahun
mengharap getarkan arsy
kata menembusi mega dan awan
jalan tujuh lapis melapis
dalam cahaya dan udara
kata melebur menjadi isyarat
nyata: sesuai janjimu
2025
KITA
ada selaksa pada hatiku
mengapur dan mengendap
menjadi bebatu yang kristal
ada ribuan tanya pada matamu
melihat dan menatap
menjadi petanda yang nyata
ada diri pada matamu
ada matamu pada hatiku
2025

Biodata Penulis
Heri Isnaini lahir di Subang, Jawa Barat, pada tanggal 17 Juni. Heri sangat menyukai puisi-puisi Sapardi Djoko Damono. Pernah mengikuti acara “Temu Penyair Asia Tenggara 2018” di Padang Panjang, Sumatera Barat, mengikuti Festival Seni Multatuli 6-9 September 2018 di Rangkasbitung, Lebak, Banten. Puisi-puisinya juga pernah dimuat pada Jurnal Aksara, Deakin University, Australia.
Antologi puisinya, Ritus Hujan (2016); Singlar Rajah Asihan: Kumpulan Sajak (2018); Ah, Mungkin Kau Lupa Aku Begitu Merindumu (2019); Manunggaling Kawula Gusti: Kumpulan Sajak (2020); Montase: Sepilihan Sajak (2022). Cerpennya pernah dimuat pada koran Radar Banyuwangi, Radar Kediri, dan Harian Rakyat Sultra. Beberapa media daring di Indonesia seperti Radar Utara, Restorasi News Siber Indonesia, Tebu Ireng Online, Bali Politika, Berita Jabar News, Sip Publishing juga pernah memuat karya-karyanya.
Kegiatan sehari-hari Heri adalah Dosen Sastra IKIP Siliwangi Kota Cimahi. Selain itu, Heri juga banyak beraktivitas sebagai editor dan reviewer di berbagai jurnal ilmiah di dalam dan luar negeri.*
Catatan : Tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis
(Info: himpun.id menerima kontribusi tulisan dengan berbagai tema. Rubrik tulisan yang dapat di kirim yakni Opini, Resensi, Cerpen, Puisi, Tips, Edukasi, Khazanah, dan lain sebagainya, selagi bermanfaat)















