Example floating
Example floating
KHAZANAH

Apakah Ada Hubungan Keharmonisan Rumah Tangga dengan Restu Orang Tua? Ini Penjelasan Buya Yahya

0
×

Apakah Ada Hubungan Keharmonisan Rumah Tangga dengan Restu Orang Tua? Ini Penjelasan Buya Yahya

Sebarkan artikel ini
tangkap layar YouTube/Al-Bahjah TV

HIMPUN.ID – Buya Yahya dalam satu kesempatan sempat ditanya oleh seseorang terkait dengan keharmonisan keluarga.

Seorang penanya itu bertanya, bagaimana hukumnya suami menikah tanpa restu ibunya?

Dikatakannya, sebelumnya pria yang saat ini menjadi suaminya, dulunya pernah dijodohkan atau sudah punya calon istri.

Namun, suaminya tetap memilihnya dan melanjutkan pernikahan dengannya.

Tapi dalam pengakuannya, sebelum itu, telah terjadi perdebatan antara ibu dan suaminya yang sekarang.

Dikisahkannya kembali, penanya itu kemudian mengatakan, ia sebelumnya tidak tahu suaminya ternyata dulu pernah dijodohkan.

Baca juga:Anak Durhaka kepada Orang Tua, Buya Yahya: Tangkal Kutukan dengan Pengabdian

Selanjutnya, kata penanya, selama menjalankan rumah tangga, banyak terjadi perselisihan antara dirinya dan suaminya.

Ia mengakui, ketidak cocokan, ketidak harmonisan, dan ketidak pedulian suami terhadapnya tidak ada.

Dibeberkannya, sampai punya dua anak, suaminya tetap sibuk dengan kawan-kawannya.

“Kalau bicara tidak meninggikan suara, tapi bermakna kasar, dan menghina selalu mengucapkan kata ingin pisah, apakah itu salah satu teguran dari Allah karena tidak mendapatkan Restu ibunya?,” tanya wanita itu yang kembali dibacakan oleh seseorang, dikutip himpun.id Senin 28 Februari 2022, dari video yang di unggah di akun Yotube Al-Bahjah TV.

Baca juga:Beriman Kepada Allah, Lihat Penjelasannya di dalam Al-Qur’an

“Apa yang harus saya lakukan buya, karena saya sebagai istri itu, baru tahu kalau mertua saya itu, tidak suka dengan kehadiran saya, dan juga suka bicara menghina dengan saya dan anak-anak kami, tolong bantu saya Buya biar saya bisa memperbaiki rumah tangga kami.”

Jawaban Buya Yahya

Menjawab pertanyaan itu, Buya Yahya mengatakan, agar penanya membantu suaminya agar diridhoi oleh orang tuanya.

“Yang pertama adalah pastikan diri anda untuk bisa membantu suami Anda, agar dia menjadi diridhoi oleh ibundanya, bermacam-macam cara, kuncinya di sana anda dukungan, anda ingatkan dan anda sabar,” jawab Buya Yahya.

Sementara itu terkait dengan tingkah laku mertua yang tidak senang, Buya Yahya menyarankan, untuk tetap sabar dan ridho.

“Karena dengan kesabaran, membuka hatinya, hingga ujungnya, endingnya adalah ridho kepada anda, dan kepada suami, yang penting anda berusaha, karena pada kenyataanya anda sudah menikah,” jelas Buya.

Baca juga:Perangi Nafsu ‘Mujahadah’, Ini Penjelasan Al-Qur’an

Buya Yahya juga menyarankan agar tidak menarik peristiwa kehidupan penanya kebelakang.

“Bahasan menarik ke belakang, tidak perlu lagi,” kata Buya.

Nasihat Buya Yahya, jadikan peristiwa itu membuatnya semakin baik.

“Karena durhaka pada orang tua itu luar biasa hukumannya, tapi bukan berarti hukuman tidak bisa dihentikan, caranya tobat, dan berusaha menjadi lebih baik.”

“Bisa jadi betul anda sampaikan, dan memang kebanyakan semacam itu. Rumah tangga berantakan gara-gara orang tua, karena tidak baik dengan orang tua, maka cara tobatnya tinggal baik sama orang tua, tingkatkan volume kesabaran, suami anda juga begitu, nanti anda akan mendapat keberkahan disitu.”

Namun Buya Yahya memberikan nasihat, bagi yang belum menikah, jangan menikah dengan lelaki yang tidak direstui orang tuanya.

“Kecuali orang tua menjodohkan dengan orang yang secara syariat tidak boleh, dan tidak dibenarkan, dan kita punya hak untuk milih, dan orang tua maksa, maka tidak bisa,” tegas Buya.

Sumber: YouTube/Al-Bahjah TV
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *